Sebelum Investai di Fintech, Coba Pelajari Dulu Informasi Detailnya Berikut Ini

Melalui fintech konsumen dapat meminta laporan kredit beberapa kali dalam setahun tanpa mengurangi skor. Hal yang demikian menjadikan fintech sebagai back-end seluruh dunia dengan peminjam lebih transparan. Jadi sebenarnya apa itu fintech? Fintech atau financial technologi merupakan inovasi di dunia keuangan yang menggunakan  kemajuan teknologi untuk produk dan layanan keuangan.

Mengajukan pinjaman bukan hal yang ribet lagi, para pengguna fintech diseluruh dunia dapat mengajukan pinjaman dengan menggunakan perangkat seluler melalui aplikasi fintech. Fintech menghadirkan kredit dengan mengecilkan resiko, mempercepat proses persetujuan, serta mempermudah akses. Fintech membuat poin data baru dan juga pemodaelan dengan resiko lebih baik. Fintech juga memperluas kredit ke populasi yang pelayanannya terbatas.

Perkembangan Fintech

Saat ini fintech telah membuat terobosan dengan puluhan aplikasi. Menariknya lagi fintech juga mengubah cara konsumen mengakses keuangan mereka. Fintech dinilai mengganggu industri keuangan dan perbankan. Fintech juga berpotensi menimbulkan ancaman bagi bank atau lembaga keuangan tradisional lainnya.

Melalui aplikasi pembayaran seluler seperti Square (SQ) dan Get Report fintech dapat membayar asuransi dan investasi. Mula-mula fintech merujuk pada teknologi yang diterapkan pada sistem back-end bank atau lembaga keuangan lainnya. Kemudian fintech mulai berkembang dengan mempunyai sejumlah aplikasi lain yang lebih berfokus pada konsumen.

Tahun 2020 fintech mampu mengelola dana, mengelola asuransi tanpa ribet hanya berbekal smartphone, memperdagangkan stok, dan membayar makanan. Tools yang disediakan oleh fintech mengubah cara konsumen dalam melacak, mengelola, dan memfasilitasi keuangan mereka.

Bahkan menurut data pada 2016 konsumen dapat menggunakan antara satu hingga tiga aplikasi fintech untuk mengelola keuangan mereka. Menurut CNBC, investasi fintech melonjak 18% pada tahun 2017. Bahkan saat ini fintech menyediakan opsi yang gesit untuk berpartisipasi dalam jasa keuangan tanpa perlu brick-and-mortar.

Baca Juga :  Jenis Mainan yang Sesuai berdasarkan Usia Anak

Opsi ini dikhususkan untuk sekitar 2 milyar orang diseluruh penjuru dunia yang tidak memiliki rekening bank. Seperti itulah trobosan yang dilakukan fintech. Fintech memberikan konsumen akses langsung ke kehidupan finansial mereka melalui teknologi yang mudah digunakan.

Informasi Berkaitan dengan fintech

Fintech bukan industri baru dan instan yang berhasil berkembang dengan waktu sangat cepat. karena pada dasarnya dunia keuangan tidak terpisahkan denga teknologi. Mulai dari pengenalan kartu kredit atau ATM pada tahun 1950-an, perdagangan elektronik, aplikasi keuangan pribadi, dan perdagangan frekuensi tinggi dalam dekade-dekade berikutnya.

Trobosan teknologi keuangan bervariasi mulai dari proyek ke proyek dan dari aplikasi ke aplikasi. Akn tetapi beberapa kemajuan terbaru memanfaatkan algoritma pembelajaran mesin, blockchain, dan ilmu data. Pembelajaran-pembelajaran tersebut untuk melakukan segala sesuatu mulai dari risiko kredit proses sampai  menjalankan dana lindung nilai.

Bahkan saat ini ada seluruh bagian dari teknologi regulasi yang dijuluki “regtech”. Regtech Dirancang untuk menavigasi kompleks dunia kepatuhan dan masalah peraturan industri..

Fintech OJK menjelaskan berbagai kegiatan keuangan anda. Kegiatan tersebut meliputi transfer, setor cek melalui smartphone, melewati cabang bank untuk mengajukan kredit, mengumpulkan uang untuk memulai bisnis dan juga  mengelola investasi. Fintech umumnya dilakukan tanpa bantuan seseorang.